Thursday, November 5, 2009

Dasar Lidah Indo!


Walaupun hobby travelling, aku selalu dihadapkan pada satu kendala: makanan. Susah memang punya perut yang sensitif dan lidah yang terlalu cinta masakan Indonesia.

Pertama kali aku ke luar negeri adalah ke Malaysia. Kali pertama menginjakkan kaki di KL Central-Malaysia, aku langsung mencari food court. Perutku sudah tidak bisa diajak kompromi setelah 3 jam duduk manis di dalam pesawat. Mataku berbinar-binar melihat food court...rasanya tempat itu bersinar terang menyambutku...extrimnya begitu karena perutku lapar sekali hehehe...
Kupercepat langkah kakiku menuju "surga", perutku ikut bernyanyi riang, kerongkonganku sudah bisa merasakan makanan yang aku bayangkan. Begitu memasuki gerbang food court, beraneka ragam aroma makanan menyambutku.

Berbeda dengan di Indonesia, penjaja food court di sini aktif menghampiri dan menawarkan menu-menu spesial mereka. Masakan India, Dim Sum, Cina, Nasi Lemak, dll...tidak ada yang familiar, pikirku sedih.

Naga di perutku sudah semakin marah, cakarnya menggaruk-garuk lambungku. Aku masih celingak-celinguk menetapkan menu yang akan kupilih, sementara kedua temanku sudah mulai menikmati Dim Sum dan Nasi Lemak.

Yippie!!! Ada stand Nasi Padang :D
Dengan riang gembira aku memesan menu lalu bergabung dengan kedua temanku.
Mereka hanya cengir-cengir melihat pilihanku.

"Kamu itu sudah jauh-jauh ke negeri orang, kok makannya nasi padang."
"Lha ga ada yang cocok," kataku sambil menyuap nasi ke dalam mulutku.
Sontak raut mukaku berubah.
Huex...apa ini? Nasi kok rasa jamu?
Kupandangi lagi nasi padang yang aku beli tadi. Kuhirup aromanya. Iya, bener, aroma jamu. Ternyata nasi putih di Malaysia diberi bumbu ala India, entah apa namanya, aku tidak ingin tahu....rasanya seperti perpaduan antara pahit dan asin. Sungguh tidak enak. Selera makanku seketika itu juga berantakan, nagaku ngambek.
Tidak kusangka, aku jauh-jauh ke Malaysia hanya untuk kelaparan...

0 comments:

Post a Comment